Laman

Kamis, 03 September 2015

TONY Q RASTAFARA

Tony Q Rastafara memiliki nama asli Tony Waluyo Sukmoasih, dan dia adalah pendiri grup band Rastafara pada tahun 1994. Dalam airan bermusiknya, Tony Q Rastafara mengusung genre reggae sebagai wujud kecintaannya pada sang idola, Bob Marley. Sebelum mendirikan band Rastafara tersebut, Tony Q sempat bergabung dengan Roots Rock Reggae pada tahun 1989. Tony Q Rastafara saat ini dikenal sebagai salah satu icon reggae indonesia, karena dalam beberapa karyanya, ia mengkolaborasikan musik reggae dengan alat-alat tradisional indonesia seperti gamelan dan kendang sunda.
Pria yang lahir di kota semarang ini telah banyak menciptakan karya-karya musik reggae dan banyak sekali orang yang menyukainya, karena dalam setiap lagunya ia selalu memasukkan unsur-unsur kemanusiaan, isu sosial, cinta, politik, serta fenomena yang sering terjadi di masyarakat. Bersama Band Rastafaranya, ia sempat merilis 2 album yaitu Gimbal (1996) dan Gue Falling In Love (1997). Tony Q Rastafara juga dikenal sebagai orang yang mempopulerkan istilah rambut gimbal (style dreadlock) di indonesia, dan sampai saat ini istilah tersebut masih ada. 

Profil Tony Q Rastafara Terlengkap

Tony Q Rastafara sempat vakum bermusik pada tahun 1997, dan kemudian mendirikan band reggae baru dengan nama Tony Q & New Rastafara pada tahun 1998, namun band itu juga tidak bertahan lama karena ia memutuskan untuk menjadi penyanyi solo dengan nama Tony Q Rastafara. Pada tahun 2000 ia merilis album solo dengan titel Damai Dengan Cinta. Nampaknya album ketiga ini adalah awal jalan mulus dari Tony Q Rastafara di musik reggae, karena berawal dari album tersebut Tony Q Rastafara ditawari oleh seorang profesor musik dari Kanada untuk mengirimkan demo lagu-lagunya untuk dikirim ke ajang Bob Marley Festival di Amerika pada tahun 2002. Pihak penyelanggara pun menyukai lagu-lagu Tony Q Rastafara tersebut dan memintanya untuk ikut tampil di ajang tersebut, namun itu gagal dilaksanakan karena tidak mendapatkan izin visa dari kedubes Amerika. Tidak diberikannya izin tersebut dikarenakan masalah keamanan terkait tragedi WTC setahun sebelumnya (2001). Akhirnya kesempatan Tony Q dan kawan-kawan untuk go internasional pun melayang. 
Salah satu prestasi Tony Q yang lain adalah lagunya yang berjudul Pat Gulipat (album Damai Dengan Cinta)
masuk dalam album kompilasi musik dunia Putumayo World Music Reggae Playground dan dirilis pada tahun 2006. Tentunya dengan prestasi ini mengangkat nama Tony Q Rastafara sendiri dan juga mengharumkan nama Indonesia di kancah musik reggae internasional, karena Tony Q adalah satu-satunya wakil dari benua Asia. Hidup Reggae dot com.!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar